Wayang Wolak Walik Ramaikan Haul Mbah Lim Imampuro

Ki Jumali dengan konsep pertunjukan wayang “ghoiru mu’tabar” yang dinamainya Wayang Wolak Walik sedianya akan meramaikan Haul Mbah Lim Imampuro pada 26 April 2018 di Ponpes Al-Muttaqin, Klaten Jawa Tengah dengan kode judul NKRI-P-HM-ADS-1L (NKRI Pancasila Harga Mati Aman Damai Sejahtera Sak Lawase).

Wayang Wolak-walik yang didesain sederhana dan artistik menggunakan bahan plastik mika dengan mengandalkan pencahayaan ini biasanya mengangkat tema-tema faktual dan digelar dengan pendekatan partisipatif, dimana penonton diberikan keleluasaan untuk mengambil bagian dalam alur dan narasi yang dikembangkannya. Ditanya kenapa dinamakan wayang wolak-walik, seniman jebolan ISI Jogjakarta itu menimpali ringan sembari memilin dan memainkan kumisnya yang tebal, “Seperti kumis ini, saya memilin yang sebelah kiri ke arah atas, dan sebelah kanan ke arah bawah, di saat lain saya melakukan sebaliknya. Apa yang saya lakukan sedikitpun tak mengurangi arti dari kumis ini, bahkan mempertegas keberadaannya,” katanya beranalogi.

“Wolak-walik artinya terbalik-balik. Seringkali kita mengahadapi kenyataan yang tumpang tindih dan terbalik-balik tak karuan. Ada saat kita harus melihat berbagai realitas yang muncul di permukaan tersebut dengan cara pandang yang sungsang, terbalik dan baru, tidak semata normatif artifisial, demi menemukan nilai-nilainya yang telanjang dan otentik. Demikianlah, wayang wolak-walik bekerja”, pungkasnya. (Lodz)

Baca juga 》  Lakon Santri Melawan Setan Meriahkan Hari Santri di Blitar

Share this post

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

scroll to top